Feeds:
Posts
Comments

“To Be A Hero”

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran.

Jika ini terjadi pada warga negara Republik Indonesia yang gugur dalam perjuangan-yang bermutu-dalam membela bangsa dan negara, atau dilakukan oleh warga negara Republik Indonesia yang berjasa membela bangsa dan negara yang dalam riwayat hidup selanjutnya tidak ternoda oleh suatu perbuatan yang membuat cacat nilai perjuangannya. Maka munculah Gelar Pahlawan Nasional.

Sebutan yang cukup luhur bagi siapapun yan pernah menyandangnya. Meskipun untuk menyandannya tidaklah mudah. Saat ini kita hidup pada era dimana kita dibingungkan antara yang benar dan salah. Bicara pahlawan, maknanya begitu luas. Namun bagi saya, Pahlawan senantiasa melakukan Hal-Hal yang secara moral itu BENAR. Lalu, apakah makna sebenarnya dari istilah pahlawan itu? Apa kriterianya? Dan siapa yang layak disebut pahlawan? Inilah sederet pertanyaan yang bersarang dikepala saya.

Mungkin anda sependapat bahwa kita harus berjuang untuk menjadi pahlawan. Karena itu, hari pahlawan tidak hanya pada 10 November, tetapi berlangsung setiap hari dalam hidup kita. Ini memang tantangan yang tidak mudah, Namun menarik jika ini menjadi satu prioritas kita kelak. Dimana setiap hari kita berjuang, paling tidak menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri dan keluarga. Artinya, kita menjadi warga yang baik dan meningkatkan prestasi dalam kehidupan masing-masing. Jika dihubungkan dengan memaknai jiwa kpahlawanan, merenungkan ungkapan Mas Agus Salim di blognya, “senantiasa menjaga keseimbangan kualitas berpikir/ berkarya dengan kualitas moral.” I wish. Sebagian jalan untuk menjadi pahlawan itu sudah dimulai. Itulah salah satu signalnya.

Pahlawan adalah simbol dari keteguhan hati, figur yang mengingatkan kita bahwa kita bisa menjadi luar biasa melalui sikap dan tindakan kepahlawanan. Pahlawan tidak dilahirkan sebagai pahlawan, Walaupun benar bahwa sejumlah pahlawan menikmati status mulia dan memiliki tanda-tanda keagungan sejak lahir, Dia dilahirkan dari proses perjuangan dan tantangan sebelum akhirnya menjadi pemenang. Dan banyak dari mereka bukan hanya mengandalkan kekuatan fisik. Tapi sikap berani. Artinya terlepas dari apakah pahlawan itu memiliki tubuh yang kuat atau lemah, dia mampu mengatasi rintangan2 besar melalui KEBERANIAN.

Dialah figur yang tidak diperhitungkan (underdog) yang menghadapi rintangan panjang dan terjal. Tetapi dia berhasil membuktikan dirinya selama moment2 genting dan sukar termasuk pada titik2 kritis. Figur inipun muncul diberbagai profesi dan bidang yang digeluti.

Memaknai hari pahlwan tahun ini, saya sedikit menggelitik temen2 untuk melihat sisi lain yang memunculkan seseorang dapat menjadi pahlawan. Figur ini bisa saja muncul dan menjadi kekuatan komersil yang cukup efektif dalam proses pemasaran, Secara khusus, baik itu dari dunia hiburan film dan TV, ekonomi, olahraga, kalo kita perhatikan, semua bidang menyediakan ikon2 kepahlawanan yan membakar impian kita. Salah satu konsekuensinya banyak dari kita bermimpi menjadi seperti bintang2 atau pahlawan TV favorit kita.

Pahlawan di TV, Film Kartun bahkan komik ini juga cukup berpengaruh. John Wayne misalnya, menjadi legenda menyusul perannya sebagai pejuang berani dalam film film perang dan koboi seperti “The Alamo, True Grit dan The Sand Of Iwo Jima. Figurnya memainkan karakter yang berpendirian dan berkeyakinan, yang bisa diandalkan untuk menuntaskan masalah, meskipun melibatkan resiko pribadi dan pengorbanan, sama seperti semua Pahlawan.

Lalu bagaimana karakter kepahlawanan ini dalam hiburan? Peranan mereka itu begitu menonjol membentuk dan membakar impian kita ketika masih kanak-kanak.. Pahlawan2 dalam Komik GI Joe misalnya, dan karakter seperti power puff Girl, Scoobydoo, Watoo watoo, Detective Conan, Dragon Ball, Bahkan sederet kartun lainnya. Ini cukup berpengaruh di jaman kita kecil. Kita lihat cerita lain Woody & Buzz Lightyear dalam Toy Story, ini juga satu ikon heroik dalam kancah hiburan, meskipun mainan tapi sang kreator begitu piawai menghidupkan tokoh ini. Woody dan Buzz menampakan karakter classic Pahlawan. Inget dengan Toy Story episode 1 kan? Woody mengatasi kecemburuannya pada Buzz dan menjadi penyelamat Buzz. Pada akhir film, ketika Woody berhasilmelarikan diri dari Sid, anak jahat penghancur mainan, ia kembali untuk Buzz, Ada semangat keberanian dan kemauan untuk berkorban, Saat anak-anak berteriak senang, teriakan mereka mewakili lebih dari sekedar kekaguman akan animasi. Lambat laun karakter ini tumbuh dalam kepala anak2 kita. Saya sendiri sempat berkaca melihat aksi yang mengagumkan itu. Belum lagi kisah heroik lainnya yang dimunculkan oleh Spiderman, Superman, Hulk yang underdog, Aang Avatar, Batman & Robbin. Sailor moon dan kisah heroik yang mengharukan lainnya.

Mengingat daya tarik universalnya, Pahlawan seringkali merupakan ikon yang ditiru. Tanpa bermaksud menutup mata kepada jasa Pahlawan dari dunia NYATA, inilah versi saya dalam menggali dan memaknai hari pahlawan lewat dunia kartun. Menarik untuk dibahas karena dari sini kita belajar minimal tahu how to be a HERO. Ada satu catatan dari Romain Rolland (1866-1944), “PAHLAWAN ADALAH SEORANG YANG MELAKUKAN APA YANG MAMPU DIA LAKUKAN”. Mudah2an jadi bahan inspirasi dan renungan, selamat menikmati taman inspirasi pakde. Edisi Kartun. Semoga bermanfaat. 😉

We Call It Matrix On AIr

“Jangan bosen2 kirim es em es ya! Murah koq, cuman 0,1 rupiah”. Sebut saja wanita cantik diatas adalah seorang penyiar dengan tutur kata dan air personality yang membuat kita menggeleng-gelengkan kepala, terlebih saat mendengarkan suaranya yang menyejukan hati. Kita sebagai pendengar setidaknya ada keinginan untuk dapat lebih akrab dengan wanita muda ini bukan?

Bayangkan jika wanita muda ini menyapa kita disetiap jam dalam sebuah program interaktif. Melihat cantiknya saja, sudah jelas ratusan SMS pasti ia terima dalam waktu singkat. Pernahkah kita membayangkan? bagaimana repotnya ketika ia melakukan interaktif dengan kita? Tanpa bantuan operator di ruang siaran, tanpa bantuan alat seperti MATRIX ON AIR? Ratusan SMS bisa jadi terdampar di recycle bin HP yang entah larinya kemana? Lalu bagaimana cara ia membaca SMS yang ia terima tiap menit. Belum selesai membaca satu SMS, SMS lainnya muncul di layar HP. Belum lagi tangan mulusnya jadi kapalan menekan keypad HP. Wajah cerah ceria ini bisa jadi berubah kusut bukan??

Mari saya perkenalkan satu software untuk mempermudah dunia broadcast dalam urusan memutar lagu, spot iklan, suplay materi siaran atau news dan menerima SMS serta Polling. Di produksi sejak 2002, hasil putra bangsa tanah Pasundan yang windows compatible. Software ini bisa jadi mempermudah kerja si wanita cantik tadi untuk tetap betah berlama2 menerima SMS yang jumlahnya ratusan, tanpa harus kapalan karena cukup click palet SMS BOX. SMS muncul otomatis di layar computer.

Banyak diantara klien dan pendengar yang masih awam tentang Software ini. Seringkali saya menemukan keingintahuan dari pikiran mereka tentang bagaimana seorang host/penyiar membaca SMS yang di terima saat siaran. Rasa penasaran ini kadang memapah mereka harus masuk ke ruang siaran sekedar melihat Software yang disebut MATRIX ON AIR ini. lalu di buktikan kemudahan aksesnya dengan sedikit peragaan. Akhirnya mereka yang penasaran itu langsung manggut-manggut. Entah mengerti atau sekedar kagum.

MATRIX ONAIR sudah akrab di Pulau Jawa. Dan mendominasi wilayah Bandung, Jakarta serta daerah lainnya. Praktisi radio broadcast menganggap ini adalah software yang paling sempurna dengan harga murah, Sempurna karena mampu menjadi muara dari beberapa divisi, seperti bagian traffic yang mempersiapkan schedule placement iklan, Lagu atau playlist dari Music Director, News dari Divisi News. Polling dari team survey, serta palete khusus data pendengar lengkap layanan penerima SMS. Jangan salah loh…semua nomor bisa masuk ke dalam database ini, karena nomor yang digunakan sebagai penerimanya layanan SMS kami adalah nomor provider yang ada di Indonesia dan sudah melekat. Konsep awalnya hanya memindahkan cara membaca SMS dari HP yang dipindahkan ke Layar Komputer dilengkapi dengan palete-palete lainnya yang dibutuhkan untuk mempermudah kinerja ada di dunia Radio. kenapa mempermudah? Karena jika penyiar bekerja dengan Tekhnik disjokey, artinya siaran sambil operating sambil baca script, nyiapin lagu dsb dsb, berapa banyak pikiran dan konsentrasi penyiar terbagi? Repot…bisa-bisa bahan show nyajadi semerawut bin amburadul. Software ini cukup berperan dan sangat sederhana sangat..sangat-sangat….sederhana.

layout-matrix1

Gbr. Palete Matrix On Air

Keterangan:

Ini tampilan utama Matrix On Air

1. Antrian lagu yang siap untuk di putar. Lagu ini muncul dari kolom nomor 7. Setelah tombol “Masukan ke Antrian diatas angka 7 di click.
2. Lagu yang sedang di putar ada di kolom kiri, Jika nomor 4 nya automatis maka lagu akan langsung play di kolom kanan nomor 3. Demikian seterusnya.
4. Automation atau manual diatur dinomor 4. Automation berarti lagu yang sudah masuk ke nomor 7 akan play dengan sendirinya. Sekali click maka nomor 4 berubah tulisan dan perintahnya menjadi MANUAL. Artinya setelah lagu selesai software ini akna menunggu perintah untuk memutar lagu selanjutnya yang ada di nomor 1 atau tombol play nomor 6.
5. Crossfade on/Of untuk proses mixing/ crossfade antara intro dan autro lagu. Angka maksimal setingan sampai 0.7
6. Tombol Play yang dapat di click kapanpun sesuai keinginan.
7. Antrian lagu yang sudah di upload dari palete “Tambah Lagu dari Polder”
8. Solo Track/Cue (baca kiwing) untuk mendengarkan lagu sebelum diudarakan.Umumnya disesuaikan dengan Track pada mikser dan soundcard PC.
9. Load Playlist. Untuk menarik lagu yang sudah disiapkan oleh Music Director.
10. Bersihkan Playlist. Berfungsi untuk menghapus antrian playlist pada nomor 7.
11. Palete lagu. Hanya menampilakn lagu2 yang sudah disiapkan.
12. Palete Iklan hanya menampilakn barisan iklan yang akan di putar dalam jam-jam tertentu. Schedulenya sudah disiapkan oleh Bagian Traffic. Menariknya, jika ada iklan yang akan di putar software ini akan mengingatkan pengguna lewat dialog box yang muncul dimenit ke-55.
13. MD = Music Director. Tempat lagu-lagu yang disiapkan oleh MD secara acak dan belum masuk playlist.
14. Jingle brfungsi untuk menyimpan Audio Khusus Jingle.
15. Effect ini berfungsi untuk menyimpan puluhan bahkan ratusan Sound Effect.
16. Tune berfungsi untuk menyimpan file audio Backsound Acara.
17. Digunakan untuk mengatur soundcard yang akan di gunakan, apakah bawaan dalam mainboard atau diluar mainboard.
18. Berfungsi untuk menyimpan sisipan dalam bentuk pesan pendek/insert.
19. News ini hanya memuat artikel atau file RTF yang sudah disiapkan oleh bagian News atau scropwriter.
20. Untuk mengakhiri software ini
21. SMS BOX berupa lokasi penyimpanan SMS masuk, Poling dan data pendengar.
22. Data jumlah SMS yang diterima.

| Perangkat | Matrix On Air siingle layer ini Compatible dalam system berbasis windows, dan saat ini sudah terkoneksi dengan beragam tipe ponsel Nokia, mulai dari tipe 33xx, 51xx, 61xx, 71xx dan 8xxx. Jenis koneksi menggunakan kabel DAU 9-P, DLR-3 dan Infra red. Kita pasangakan kabel data pada ponsel dan portnya masukan ke com 1 di PC.

hp1kabel-data1

Selanjutnya masuk ke Palet (layout SMS box) disini ada setingan untuk HP. Dari jenis Kabel Data yang digunakan, yakinkan koneksi antara PC dengan Ponsel sudah terkoneksi dengan baik. Restart ulang aplikasinya. SMS BOX siap digunakan buka? Sangat simple! Cukup click dan semua SMS yang masuk akan terbaca langsung di komputer. Penasaran dengan layoutnya? saya upload nih.

setting-hp1

Keterangan:

Untuk memunculkan Layout ini click SMS BOX yang terdapat dalam palete Layout Matrix On Air. Click SMSBOX > SETTING HP > (lihat Iconnya di kanan atas)

Untuk mengakhirinya click CLOSE.

1. Koneksi Port Com yang akan digunakan. Ini berhubungan dengan koneksi HP dan Computer.

2. Tipe Ponsel yang akan dipakai

3. Jenis Koneksi, apakah dengan kabel DAU-9P, DLR-3 atau Infra Red.

database1

Keterangan:

Untuk memunculkan Layout ini click SMS BOX yang terdapat dalam palete Layout Matrix On Air. Click SMSBOX > DATABASE PENDENGAR.

Data base ini menampung jumlah pendengar yang terdata untuk mempermudah pasar radio/survey. Masing2 pendengar memiliki data lengkap mulai dari Nama, Jenis Kelamin, Domisili, Profesi serta Usia.

Format pengisian Database dilakukan sekali saja oleh Pendengar dengan format SMS ketik Nama#Jenis Kelamin#Domisili#Profesi#Usia. Semua data ini dibatasi dengan tanda pagar (#). SMS dikirim sekali saja ke nomor yang sudah dihubungkan dengan Matrix On Air.

1. Untuk melihat koneksitas antara ponsel dengan Software, Jika konek statusnya Connected (lihat tulisan Merah).

2. Untuk mematikan koneksi antara software dengan ponsel.

3. Untuk menarik SMS yang masih tersimpan dalam ponsel.

4. Seting HP

5. SMS Box berisi data dan isi SMS yang dikirim oleh pendengar.

6. Polling ini sudah memiliki spesifikasi jawaban, A, B, C dan D. (jika ada SMS menjawab diluar dari ke 4 Abjad ini, maka akan diskualifikasi. artinya tidak masuk hitungan Polling)

7. Data Base Pendengar yang sudah teregistrasi kenomor layanan SMS yang sudah terhubung dengan PC.

8. Nomor SMS (demi keamanan kami blur)

9. Nama Pendengar

10. Usia Pendengar

11. Profesi Pendengar

sms-box

Untuk memunculkan layout ini click SMS BOX yang terdapat dalam palete Layout Matrix On Air. Click SMSBOX > SMS BOX.

1. Windows dan Software langsung mendeteksi Pendengar yang sudah melakukan registrasi.

2. Nomor SMS Pendengar muncul (maaf dibikin blur) Nomor ini belum registrasi jadi tidak tertera nama pengirim SMSnya.

3. Format lain untuk Registrasi

4. Satu halaman SMS hanya masuk 160 karakter. jadi jika SMSnya terlalu banyak, maka secara otomatis akan muncul angka di depan isi SMS, angka ini menyebutkan jumlah SMS yang dikirim. Jumlah SMS unlimited. Dan mampu mexpor file sms ini dalam bentuk TEXT File (*.TXT)

5. Pada kolom side bar, semua tombol dapat difungsikan, baik itu SAVE Message, OPEN Message, Delete Top (artinya menghapus SMS paling atas, Delete Active. untukmengaktifkan SMS, cukup click pada isi SMS yang sedang di baca. Jika anda tekan Delete Active, berarti SMS yang aktif saja yang terhapus. Clear SMS untuk menghapus semua SMS dari palete SMS Box, tanpa menghapus file SMS yang sudah disimpan. Sebelum di CLEAR baiknya pastikan dulu, apakah SMS sudah di SAVE atau belum? Tombol CLOSE berfungsi untuk kembali ke layar utama yaitu layout Matrix ON Air.

Inilah bentuk pengembangan dunia telekomunikasi terhadap kemajuan dunia siaran. Dan saat ini software ini paling akrab dengan kalangan penyiar, terlepas dari Audio player lainnya yang tidak kalah seru. Yang ini jauh lebih sempurna karena betul2 multi fungsi.

Dulu waktu pertama ponsel dan provider mulai dilibatkan untuk masuk di dunia broadcast. Jalan simplenya adalah membaca SMS langsung dari ponsel. Setelah di baca Delete. Maklum, kapasitas SMS maksimal di ponsel jaman dulu itu sekitar 35 SMS. Ada memang yang menggunakan software lainnya, Setelah melalui proses print out baru di baca penyiar. Betapa basi nya bukan??? SMS di kirim 5 menit yang lalu, dibaca 20 menit kemudian. Hah? Apa pendengar nggak kecewa?

Dengan Matrix On Air ini. Komunikasi antar penyiar dan pendengar lewat layanan SMS, kapanpun dapat dilakukan dan ini langsung terbaca jelas oleh penyiarnya selama penyiar yang bersangkutan masih onair dan selama radio masih belum dimatikan pemancarnya.

Kebetulan, untuk mempermudah penyimpanan data phonebook serta arsip SMS yang dikirim oleh temen2 saya menyimpannya di laptop saya untuk kenang-kenangan, termasuk data phonebooknya sendiri. Jauh lebih aman ternyata menyimpan arsip dengan software ini. Anda mau coba?

| Flashback |

Selama ini, kita pernah menemukan catatan sejarah, bahwa penemu Telepon adalah Alexander Graham Bell. Namun, sebuah buku yang ditulis Seth Shulman berjudul “The Telephone Gambit: Chasing Alexander Graham Bell’s Secret” berhasil menjungkirbalikkan fakta penemu Telepon. Dalam buku ini menjelaskan bahwa Bell telah mencuri ide Elisha Gray, seorang penemu berkebangsaan Amerika. Buku tersebut mengungkit sebuah catatan penelitian Bell dan Thomas Watson sebagai asistennya untuk mentransmisi suara lewat kabel secara elektromagnetik pada 1876. Jurnal kedua tokoh ini pernah disembunyikan dari publik oleh keluarga Bell hingga 1976.

Sebelumnya di tahun 1860, Philipp Reis yang berkebangsaan Jerman telah menemukan sebuah piranti telepon, walaupun piranti tersebut memiliki prinsip kerja yang berbeda.

Kongres Amerika Serikat telah mengeluarkan resolusi untuk meredakan kontroversi ini dengan menyatakan bahwa penemu telepon sebenarnya adalah Antonio Meucci, warga Italia, bukan Philipp Reis, Bell ataupun Gray. Ironisnya hingga kini banyak orang yang masih menyakini bahwa Alexander Graham Bell adalah Bapak penemu telepon. Terlepas dari siapa penemu telepon yang sebenarnya, nama Alexander Graham Bell ini mampu bersarang di benak kita. Tak ada yang dapat dilakukan oleh kita, selain berterimakasih atas sejarah dan kemampuan mereka yang sudah menyempurnakan peranti telekomunikasi yang kian hari berevolusi bagi kemajuan kita.

| Brainwash |

Cuci otak, konotasinya memang mengerikan, tapi inilah konsep market yang diboomingkan temen2 di dunia marketing yang kian hari berlomba menciptakan produknya dengan aneka fitur bahkan dengan segala kemudahannya untuk meraih jumlah costumers. Ide-ide hebatnya terpampang di media cetak, suratkabar, flayer, leaflet, radio dan televisi, spanduk, baligo bahkan event dengan budget promosi besar-besaran. Entah, kita ini korban iklan atau costumers? Sulit membedakan mana costumers mana korban iklan. Karena costumers boleh jadi muncul karena pengaruh iklan, korban iklan? Sama inipun berujung costumers. Usaha yang tak sia-sia dan patut diakui bahwa mereka sudah mencuci otak kita. Betapa hebatnya konsep cuci otak bukan?

| What Sholud I Do |

Nothings! Selain terbawa arus mengikuti perkembangan dunia periklanan, dunia telekomunikasi salahsatunya dan lagi-lagi kitapun menjadi korban. Saya pikir ini hanya addicted atau kebiasaan saya mengkonsumsi kartu perdana, tak banyak memang, selama saya akrab dengan ponsel saya baru mengalami 9 kali pergantian nomor, Anehnya saya paling gila dengan nomor2 cantik. Dulu untuk mendapatkannya memang sukarnya minta ampun. Harus kenal akrab dengan orang dalem masing2 provider, kenapa? Karena kalau kita asing dimata teller yang terbiasa menerima pembayaran tagihan, mana mau mereka membantu. Who care? Mereka koq nggak berfikir ya…Padahal, nomor yang digunakan adalah nomor yang dikeluarkan perusahaannya. Otomatis ini akan membantu meningkatkan jumlah costumersnya sendiri. Kalau saja semua orang memiliki ego seperti saya, betapa susahnya mereka menyiapkan peranti system dan yang lainnya hanya untuk memproduksi nomor Cantik. Berapa besar peluang banyaknya nomor butut yang tidak diproduksi, padahal nomor bututpun sama berartinya bagi perusahaan selular manapun. Apakah temen-temen Banci Cantik? (istilah ini saya pakai kerena saya memang banci Cantik). Tak peduli orang bilang apa, saya mau pakai produknya kalau nomornya cantik. Urusan kelancaran komunikasi itu nomor dua. Soal nomornya pasca bayar atau prabayar? Teteeeeeup inipun tidak cukup berpengaruh. Karena kita tahu masing2 nomor dari provider manapun menyediakan nomor yang kita pakai sesuai dengan syarat ketentuan berlaku. Ini istilahnya.

Awal saya menggunaka PONSEL persisnya tahun 1999. Waktu itu trend PONSEL di dominasi style yang katro, kini sebagian orang malah memburunya dengan alasan barang langka dan antik. Kadang untuk mengganti kerusakan dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Maklum stock belum tentu tersedia.
Nomor yang saya pakai jaman itu memang tidak mudah untuk dihapal, untuk menghapalnya saya sendiri masih harus memakai catatan khusus di phonebook. Belum lagi nilai pulsa yang tersedia saat itu paling rendah 100 ribuan. Si merah yang saya pakai lambat laun tersisihkan posisinya, kerena jumlah nominal voucher begitu expensive.
Munculah Indosat dengan pecahan voucher Rp.50.000,- tahun 2000an. Awalnya harus think twice mengingat jaringan BTS nya belum begitu padat di kota kecil itu. Namun setelah mengalami pembangunan BTS dimana2, signalnya menjadi kuat. Berbondong2 lah semua teman2 sekantor di jaman itu untuk menggunakan nomor dari Indosat.
Lagi-lagi saya mulai menemukan ketidak nyamanan karena nomor yang saya gunakan tidak cukup cantik, Menyebutkan 5 digit angka dibelakangnya saja tak berurutan. Pendapatan sebagai seorang announcer waktu itu masih minim banget, sekalinya gajian bisa habis untuk beli pulsa. Maklum seleb cukup boros dalam menggunakan ponsel jaman itu. Demi prestige, mati dah tuh prestige, bikin bangkrut.

Munculah ide, bagaimana caranya supaya saya tidak berganti nomor, salah satunya ya mencari nomor cantik dari beberapa rekanan yang saya kenal. Simple, Nomor cantik ini saya pegang terus sampai saya mengajak temen2 untuk daftar dalam keanggotaan club mentari. SMS dan Telpon ke sesama mentari jadi lebih murah. Naas peristiwa ini terhenti karena keteledoran saya menyimpan ponsel dimeja makan di sebuah restaurant mini. Entah pikun nya mulai muncul atau memang saya harus kehilangan ponsel sebagai bagian dari destiny. Menyedihkan memang. 😦

Satu tahun saya tidak memegang kendali lewat ponsel. Komunikasi jaman itu cukup numpang SMS dari temen, sebagai imbalannya saya belikan Voucher yang 50 ribu tiap kali ada niat untuk SMS. Mahal benar ya…SMS sampai 50 ribu. Jelas ini tidak sekali pakai. Karena saya numpangnya dalam kurun dua bulan. Jaman itu memang sempat beredar Kios SMS. Iya….kios alias warung telepon yang menyediakan jasa SMS-SMSan. Seleb pakai Kios SMS judulnya ha ha ha…Nasib…nasib. Tapi membuat saya tidak nyaman, karena menggunakan nomor ya asing buat temen istimewa saya.

Lambat laut profesi yang saya geluti menuntut saya untuk beralih ke bagian marketing. Antara yakin dan tidak tapi minimal saya cukup banyak memiliki koneksi untuk mengenal beberapa top level manager dikalangan provider selular dari mulai si merah, si biru dan Indosat. Otomatis ada tuntutan bagi saya untuk kembali menggunakan ponsel lagi. N3310 delapan tahun lalu harganya diatas 700an, selangit memang. Dengan bermodal ponsel inilah. Saya ciptakan tanpa pretense apa-apa selain sense of belonging kepada temen2 di tiga provider selular di tempat saya.
Lucunya karena jamannya ponsel hanya ada satu, untuk menjaga kelangsungan pertemanan dengan mereka, saya berusaha untuk tidak salah dalam menggunakan nomor pribadi saya, Ada tiga nomor yang saya punya, simerah, sibiru dan Indosat. Teknik jitunya, ketika saya harus bicara dengan si merah saya gunakan kartu merah, ketika SMS dengan sibiru saya gunakan kartu biru, dan ketika melakukan tender dengan Indosat. Bukan hal yang mudah bagi saya untuk mengenyahkan trust apalagi sampai melepaskan nomor Indosat yang saya punya. Atas keterbatasan ponsel inilah semua menjadi mudah adanya. Ya..memang ada perasaan resah takut suatu saat salah satu dari mereka kesulitan menghubungi nomor saya, atau kehilangan trust. Dan ini pernah terjadi, teman saya dari salah satu provider bilang “Pakde koq nomornya banyak, susah dihubungi?” Akhirnya boong dikit, dengan mengatakan handphone lagi di charge. Maklum saat itu saya tidak menggunakan nomor providernya. Memalukan!!

Memang sih tidak ada aturan yang melarang saya tidak boleh memakai nomor tertentu. Tidak ada juga undang2 yang melarang saya untuk tidak menggunakan banyak nomor. Ini sudah muncul dengan sendirinya, mengingat masing2 orang diberikan kebebasan untuk memiliki sesuatu. Itu sudah Hak nya koq.

|Pakde, Banci Cantiknya kenalin donk! |

Sabar, Lima tahun silam banci-banci cantik umumnya mendominasi kalangan kios atau boot counter yang memang khusus menjual nomor2 cantik digerainya. Promosi besar-besaran di mall di manapun pasti ada sederet kertas A4 bertuliskan nomor2 cantik, halaman iklan baris, bahkan mewabah ke internet pula. Dan kegilaan orang akan nomor cantik inipun di jaman sekarang juga masih begitu. Banyak pihak yang memanfaatkan cara ini sebagai peluang dalam bisnisnya guna mempertebal isi saku. Tak mudah memang bisa mendapatkan nomor-nomor cantik ini. Salah satunya ya kita harus bisa kenal dekat dengan supplier nomor cantik, atau orang yang biasa jual starterpack. Syukur2 bisa kenal dengan bagian dalem yang khusus nyediain nomor.

Banyak orang menganggap bahwa angka sangat berhubungan dengan peruntungan seseorang. Nomor rumah, plat mobil, hingga nomor telepon yang baik akan membawa dampak “feng shui” baik jalan karir dan kesuksesan seseorang. Sampai istilah Banci Nomor Cantik (tergila-gila dengan nomor canti) ini muncul, awas jangan keliru ya…. Ada temen bicara nomor cantik, cerita singkatnya usai memarkirkan kendaraan di parkiran basement temen saya ini langsung menuju lift yang menghantarkan mereka ke lantai tempat spa berada. Di dalam lift sempat terjadi obrolan tentang sejumlah ‘nomor cantik’ dengan seorang security. Maksudnya tentu nomor sebagai penanda wanita-wanita terapis yang bertugas di sana. Bukan nomornya yang cantik tapi nomornya si cantik. Istilah ‘nomor cantik’ merupakan sebutan bagi mereka yang mampu memberi servis bagus, baik wanita lokal maupun cungkok. Tidak jelas betul dari mana sang security tahu kelebihan seorang terapis.

Eit…baiknya tidak melibatkan kasus itu dengan nomor cantik milik saya, Saya bisa marah nanti. Bagi saya tak ada aturan yang rumit untuk memiliki nomor ini, cukup mengenal top level manager dari beberapa provider selular, dalam 3 hari paling telat nomor bisa langsung didapat, kalau temen2 bekerja di provider selular, baiknya tidak mempersulit calon costumers yang menghendaki nomor cantik. Toh inikan untuk kemajuan bersama. Costumers menggunakan nomor dari perusahaan anda, dan salary anda salah satunya dari situ.

Bagaimana kondisi ketika saya pindah kota, cara yang sama saya lakukan namun dengan trik yang berbeda, kali ini saya tidak hanya meminta nomor cantik untuk saya pribadi, Free 100%. Tapi juga untuk komunitas saya yang memang Banci Cantik. Dan inipun dilakukan untuk memudahkan koridor komunikasi berjalan normal antara saya dengan temen2. Serta membangun trust antara saya dengan pemberi nomor cantik, dengan harapan membantu meningkatkan angka penggunaan dari perusahannya.

Lalu apa hebatnya nomor cantik ini? Temen2 mungkin pernah tahu kisah sebuah nomor ponsel berhasil mencatat rekor di Buku Rekor Dunia Guinness (Guinness Book of World Records). Pasalnya nomor tersebut bukanlah sembarang nomor tapi merupakan nomor termahal di dunia. Economic Times, Senin (22/9/2008), harga nomor ponsel tersebut sungguh fantastis, yakni sekitar US$2,75 juta. Nomor ponsel super cantik tersebut adalah 6666666. Nomor tersebut dibeli oleh seorang pembeli anonim dalam sebuah lelang di acara amal yang diselenggarakan Qatar telecom (Qtel)tahun lalu. Penjualan nomor ponsel termahal ini tercatat dalam buku rekor dunia tahun 2009. Rekor nomor ponsel termahal sebelumnya dibuat di China, yakni senilai US$480 ribu.

Dengan menggunakan nomor2 cantik dan tetap mengaktifkannya, diharapakan komunikasi teteeeeup lancar, kedekatan anda dengan pihak penyedia selular tetap terjaga dan who knows Gelar kolektor nomor cantik bisa disematkan didada temen2. Syukur-syukur bisa masuk Guinness Book of World Records, yang tidak hanya membuat anda terkenal tapi membantu kita untuk tetep ingat dengan nomor cantiknya, niat di jual? ini juga membantu nilai ketebalan saku ditengah krisis ekonomi dunia yang sedang terjadi saat ini. Masih banyak waktu untuk Brainwash temen2 dengan nomor cantik. But, The choice is yours.

Tunggu, sebelum saya kenalin banci cantiknya saya tanya dulu temen2. Bagaimana dengan nomor ponsel temen2, sudah cukup cantik?? Bagaimana pengaruhnya?

Terbangun petang itu, Karena nyamuk sedang bermigrasi dan mencumbu kulitku. Garuk2 kaki dan tangan, Kucek-kucek mata sampai terbangun. Duduk sebentar seperti ada yang dipikirkan. Hidung mencium bau duren. Signalnya langsung dikirim ke otak. Daya endus makin kuat. menelusuri asal bau durian. “Dam!! Jauuuuuuuh dan bukan di lokasi apartemen”. Ini sugesti petang itu. Muncul lagi sugesti yang lainnya…dia bilang…”Pasti ada yang makan durian dan mampir ke apartemen!”

Berdiri jalan sempoyongan menuju tangga. Tangga mulai diinjak. satu..dua…bau nya makin pekat…tiga……semakin yakin jarak wangi tidak jauh……empat, endusan makin menjadi-jadi…dan WooooooW. Setumpuk duren dan nasi lemang tersenyum ramah menyambutku. Is It Dream???? No…ini bukan mimpi…duda-duda keren itu melempar pesona minta digagahi.

Mata tak berkedip melihat jumlahnya yang bertumpuk di taman apartemen. Kaki berdiri kaku. Jemari tangan mulai mengelus perut yang kian membuncit. Yessss dinner!
Semakin lama berdiri, semakin kuat menjamah dan menelusuri wangi dalemannya. Woooooow mateng semua!! ini asli duren, lengkap dengan nasi lemang yang masih panas. Party!!

Siapa yang bawa nih…kebingungan, bingung kalo-kalo durennya bukan untuk party. Beranjak sebentar ke toilet, pipis sebentar, cuci muka, berkaca lalu merapihkan rambut. Dan ceritapun dimulai…….
Duren ini ternyata oleh2 keluarga owner dari Tembesi, Jauh…dan nggak nanggung bawanya sampai 10 biji. Lengkap dengan dua buah nasi lemang yang masih panas. mmmmh Party Padangnese nih…makan duren campur nasi lemang gaya orang padang. Benar2 beruntung. Oya…Lemang ini dibuat dari beras ketan yang sudah dicuci dibumbui terus dimasukan ke dalam sebuku bambu dan di tanak sampai matang. Rasanya jangan ditanya….tiada bandingnya.

Duren & Nasi Lemang

Kalau saja malam itu saya hanya menikmati durennya saja, saya mampu menghabiskan 5 kepala. Karena penasaran dengan menunya. (Parno mode on) pengen tahu aja, gimana rasanya nasi lemang Plus Duren. Rasanya tuh ternyata bener2 nikmaaaaaaaaat. sayangnya membuat perut lebih cepat kenyang.

Duren yang dimakan semalem, masih bersisa, di Apartemen tidak begitu banyak yang suka dengan duren. Walhasil, sehari kemudian Duren ini saya nikmati kembali di kantor jelang makan siang.

| Mengolah DUREN |

Tahu kah anda? Nama lain durian adalah kadu, duren, (Jawa, Gayo), duriang (Manado), dulian (Toraja), rulen (Seram Timur). Setiap daerah itu punya kebiasaan sendiri dalam mengolah dan menikmati durian. Di Sumatera bagian selatan(Sumsel, Lampung) dan Kalimantan, durian diolah menjadi lempok atau lempuk. Lempok alias dodol durian berbeda dengan dodol garut rasa durian. Lempok yang asli hanya terbuat dari daging buah durian dan gula merah. Rasanya mmmmmmmhhhh yummmy dah. Lempok yang asli biasanya mahal, yang tidak asli jauh harganya lebih murah karena sudah bercampur tepung beras.

Di Jambi, di Kalimantan durian juga diolah menjadi sambal, namanya sambal tempoyak. Yang ini menunya aku tidak suka. Cita rasa durennya hilang. Masak iya makan duren rasa cabe + Ikan. Bedebah!!
Di Wonosobo, Pongge atau biji durian, biji buah duren yang berlendir itu, diolah menjadi penganan namanya STIK PONGGE. Setelah melalui proses pengolahan stik pongge ini memiliki cita rasa yang rasanya gurih dan cukup renyah, tanpa pengawet maupun pewarna.

Di Daerah Pasundan Jawabarat ada bubur OBLANG namanya (nama lainnya saya nggak tahu). Bubur nasi ketan yang dibubuhi gula merah plus daging buah duren. Rasanya enak banget…

Oen Liang-Hie dan M. Soemartini 1998. The presence of 5-hidroxy-methyl-furfural in the shells of the durian fruit (Durio Zibethinus Murr.) as minor deodorant and its possible role in the ripening process of the fruit (5-OH-metil-furfural pada kulit buah durian sebagai deodoran minor dan kemungkinan perannya dalam proses pemasakan buah). Namun pada beberapa masyarakat di daerah jawa timur, sebagian penduduknya menggunakan kulit durian yang telah dimakan sebagai aroma diruang tamu. kebiasaan ini muncul didaerah yang menghasilkan durian dan daerah pedesaan. karena dipercaya aroma durian mampu membuat tikus dan hewan pengerat menjadi enggan untuk masuk keruangan yang berbau durian tersebut. bahkan campuran. Bahkan ada yang melakukan uji coba kulit durian dan biji nya di olah hingga dapat dijadikan obat anti nyamuk. Inilah beberapa keunggulan lainnya.

| Jenis DUREN |

Sambil makan duren…tahu ngak? ternyata untuk beberapa ras lokal belum diseleksi, sehingga masih bervariasi dan keunggulannya belum terjamin. Biasanya dinamakan sesuai lokasi geografi. Beberapa di antaranya adalah Durian parung, Durian lampung, Durian jepara, Durian palembang, Durian padang. Yang kemaren saya makan berarti Durian Tembesi. Pantesan keras kulitnya, tapi kenapa miss Merry bilang duren Padang ya….?

Di Malaysia, durian unggul hasil seleksi diberi kode nomor dengan huruf D di depannya. Beberapa di antaranya adalah ‘D24’, ‘D99’, ‘D123’, ‘D145’, ‘D158’, ‘D169’, ‘D159’ (klon sama dengan varietas ‘Montong’).

| Resource dari wikipedia. |

Tumbuhan dengan nama ini bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga (genus) Durio. Nama ilmiah durian komersial adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasaran setempat di Asia Tenggara meliputi D. kutejensis (lai), D. oxleyanus, D. graveolens (durian kura-kura atau kekura), serta D. dulcis (lahong).

Suatu saat nanti, kalau temen2 panen Durian. Atau mau borong durian, jangan lupa Kabari pakde ya…anytime…anywhere…everywhere….pakde siap nyicip.

Its not KUNGFU FIGHTING

Biarin saja mereka semua berantem di situ. Maunya apa, silakan. Nantinya, dari berantem-berantem itu semoga saja ada suatu dialog menuju perdamaian. Bergerumul, bicara tidak karuan tak jelas siapa yang disalahkan, tak jelas pula siapa yang merasa benar. Inilah satu moment yang mewarnai kepulangan mereka dari sekolah Yayasan Dewi Nurdin Hamzah Jambi.

Sebuah yayasan pendidikan yang melatih mental anak2 ini untuk cerdas dilengkapi budi pekerti yang baik.
Saya tidak bermaksud menyalahkan pihak manapun ketika satu peristiwa yang dilakukan sekelompok anak muda atas aksi saling hantam ini. Orang tua tentu menginginkan anaknya tidak melakukan hal negatif, sama halnya dengan sekolah, lautan ilmu bisa di dapat dan bukan ilmu tawuran. Berapa persen mereka bergaul dengan lingkungan yang belum positif, ini yang akan menetukan sebuah pribadi dibentuk. Dan lingkungan pergaulan tetap memberikan pengaruh bagi mereka dalam membantu proses perkembangan mentalitasnya.

Ini adalah sekelompok anak2 berseragam abu-abu yang katanya sedang mencari jati diri beraksi dalam bentuk TAWURAN. Ya…! satu bentuk perilaku agresi, yang disengaja dengan maksud untuk menyakiti dan merugikan orang lain. Memang terdengar klise ketika kata “Masa Remaja” diartikan masa manusia mencari jati diri. Bila pencarian tersebut direfleksikan melalui aktivitas berkelompok untuk menonjolkan keegoannya, lambat laun yang terjadi dikalangan anak muda, status memiliki kelompok ini menimbulkan adanya semacam ikatan batin antara sesama kelompoknya untuk menjaga harga diri kelompoknya. Maka tidak heran, apabila kelompoknya diremehkan, emosional-lah yang akan berbicara.

Saya tak perlu mengajarkan lagi kepada siapapun karena pada fase ini, remaja termasuk kelompok yang rentan melakukan berbagai perilaku negatif secara kolektif (group deviation). Mereka patuh pada norma kelompoknya yang sangat kuat dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan yang dilakukan kelompok, umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan atau teman. Kesatuan dan persatuan kelompok dapat memaksa seseorang untuk ikut dalam kejahatan kelompok, supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya.
Disinilah letak bahayanya bagi perkembangan remaja yakni apabila nilai yang dikembangkan dalam kelompok sebaya adalah nilai yang negatif. Tentu, ini akan memperjelas “wilayah abu-abu” kaum remaja kelak.

Sulit memang jika kita dikembalikan lagi ke masa lampau saat kita berusia seperti mereka. Gejolak ego ini kerap muncul dan mendominasi jumlahnya sampai kita dikalahkan untuk dapat memilih, menentukan satu kelompok lingkungan yang sesuai keinginan kita. Apalagi jika sudah didasari asas solidaritas atau asas pertemanan lainnya yang sudah mengakar pada kualitas pribadi yang sudah saling akrab satu sama lainnya. Ya…meskipun pribadi yang di kenal dan buruk karakternya, tetep saja FUN.

Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan sekolah dijadikan ajang perkelahian. Pertama adalah faktor fisik sekolah Seperti berdekatan dengan pusat-pusat hiburan/keramaian, kurangnya sistem pengamanan lingkungan, serta tidak tersedianya sarana yang membuat anak-anak betah di sekolah. Ada lagi faktor psikoedukatif, yaitu ketertiban dan kelancaran proses belajar-mengajar di sekolah. Dan faktor efektivitas interaksi edukatif di sekolah.

Lalu bagaimana dengan manajemen rumah tangga yang tidak efektif? Pola asuh yang tidak tepat (pola asuh keras menguasai maupun pola membebaskan) serta hubungan yang tidak harmonis antar anggota keluarga dapat menyebabkan anak tidak betah di rumah dan mencari pelampiasan kegiatan di luar bersama teman-temannya. Hal ini tidak jarang menyeret mereka kepada pergaulan remaja yang tak sehat, seperti perkelahian.

Kondisi lingkungan tempat tinggal yang tidak berkualitas, tidak nyaman dan tidak layak, akan mempengaruhi remaja dalam menyikapi dan membangun hubungan dengan dunia sekitarnya. Bagi remaja yang hidup di tempat kumuh dan kotor kemungkinan besar mereka tidak akan nyaman tinggal di rumah sehingga akan melarikan diri dari kenyataan. Pada kondisi inilah remaja mudah tergiur untuk berbuat menyimpang karena lepas dari norma dan pengawasan di rumah.

Masa depan mereka tidak hanya ditentukan oleh dirinya, namun juga kita selaku yang terdekat dengan mereka.
Mereka berada dalam satu masa periode storm and drang period (topan dan badai) dimana gejala emosi dan tekanan jiwa, sehingga perilaku mereka mudah menyimpang. Inget, mereka perlu mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, Seperti Mengikuti kegiatan kursus, berolahraga, mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, dll.

Sulit? Bagaimana kalau kita awali dari lingkungan keluarga? Dengan mulai melakukan pencegahan terjadinya tawuran, minimal memberikan pola asuh yang baik. Artinya:
– Penuh kasih sayang
– Penanaman disiplin yang baik
– Ajarkan membedakan yang baik dan buruk
– Mengembangkan kemandirian, memberi kebebasan bertanggung jawab
– Mengembangkan harga diri anak, menghargai jika berbuat baik atau mencapai prestasi tertentu.

Ini Resource yang saya temukan sendiri dari beberapa buku sebagai tambahan.
RUMAH.
1. Yang diutamakan bukan hanya ritual keagamaan, melainkan memperkuat nilai moral yang terkandung dalam agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari.
2. Ciptakan suasana yang hangat dan bersahabat: Hal ini membuat anak rindu untuk pulang ke rumah.
3. Meluangkan waktu untuk kebersamaan
4. Orang tua menjadi contoh yang baik dengan tidak menunjukan perilaku agresif, seperti: memukul, menghina dan mencemooh.
5. Memperkuat kehidupan beragama
6. Melakukan pembatasan dalam menonton adegan film yang terdapat tindakan kekerasannya dan melakukan pemilahan permainan video game yang cocok dengan usianya.
7. Orang tua menciptakan suasana demokratis dalam keluarga, sehingga anak memiliki keterampilan social yang baik. Karena kegagalan remaja dalam menguasai keterampilan sosial akan menyebabkan ia sulit meyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Sehingga timbul rasa rendah diri, dikucilkan dari pergaulan, cenderung berperilaku normatif (misalnya, asosial ataupun anti-sosial).Bahkan lebih ekstrem biasa menyebabkan terjadinya gangguan jiwa, kenakalan remaja, tindakan kriminal, tindakan kekerasan, dsb.

SEKOLAH.
Sekolah juga memiliki peran dalam mengatasi pencegahan tawuran, diantaranya:
1. Menyelenggarakan kurikulum Pendidikan yang baik adalah yang bisa Mengembangkan secara seimbang tiga potensi, yaitu berpikir, berestetika, dan berkeyakinan kepada Tuhan.
2. Pendirian suatu sekolah baru perlu dipersyaratkan adanya ruang untuk kegiatan olahraga, karena tempat tersebut perlu untuk penyaluran agresivitas remaja.
3. Sekolah yang siswanya terlibat tawuran perlu menjalin komunikasi dan
koordinasi yang terpadu untuk bersama-sama mengembangkan pola
penanggulangan dan penanganan kasus. Ada baiknya diadakan pertandingan
atau acara kesenian bersama di antara sekolah-sekolah yang secara
“tradisional bermusuhan” itu.
4. LSM dan Aparat Kepolisian
LSM disini dapat melakukan kegiatan penyuluhan di sekolah-sekolah mengenai dampak dan upaya yang perlu dilakukan agar dapat menanggulangi tawuran. Aparat kepolisian juga memiliki andil dalam menngulangi tawuran dengan cara menempatkan petugas di daerah rawan dan melakukan razia terhadap siswa yang membawa senjata tajam.

Catatan ini saya buat ditengah semangat persatuan antar pemuda yang tengah didengungkan oleh temen2 mahasiswa atas nama INDONESIA . Semoga semangat persatuan itu tetap berkobar dan mengalahkan kelompok minoritas yang belum membukakan matanya. Minimal ada usaha untuk membuat mereka sadar. Bahwa “kelompok” dibentuk bukan untuk saling bertikai.

Resources:
A, Craig. Effect Of Violent Video Games On Aggressive Behavior, Aggressive Cognitiom, Aggressive Affect, Physiological Arousal, And Prososial Behavior. American Psychologycal Society 2001, (353-359).
Baron, R.A., dan Byrne D.B, 1994 Social Psychology. Under Standing Human Interaction. Boston: Allyn & Bacon.
Brent, M. Low Self Esteem is related to Aggression, Anti Social Behavior, and Delinquency. Research Article. American Psychological Society 2005, (328-335).
Bringham, J.C., Social Psychology. New York: Harper colligns. Publishers Inc.
Diekmann, Andreas. Social Status and Aggression. The Journal of Social Psichology 1996, 136(6), (761-768).
Prabowo, H. 1998. “Seri Diktat Kuliah : Pengantar Psikologi Lingkungan”. Depok
:FakultasPsikologi,UniversitasGunadarma.
Sarwono, S.W. 2002. “Psikologi Sosial (Individu dan Teori- teori Psikologi Sosial)”. Jakarta : Balai Pustaka.
Watson, D.L. 1994. Social Psychology. Science and Aplication. Illinois: Scott and Foresmanand Co.
Worchel, S. dan Cooper, J. 1986. Understanding Social Psychology.Illinois: The Dorsey Press.

80 Tahun Sudah

80 Tahun silam,tepatnya pada 28 Oktober 1928, satu peristiwa fenomenal telah terjadi. Dipelopori kaum muda dari seluruh Nusantara yang melahirkan ikrar Sumpah Pemuda.

Gerakan ini sebagai langkah untuk menyatukan segala keberagaman dalam konteks keindonesiaan. Berbahasa satu,berbangsa satu,dan bertanah air satu: Indonesia.

Satu hal, ketika pemuda menjadi orang yang berprestasi tidak bisa lagi digugat bahwa prestasi itu tanpa melalui proses yang wajar. Lebih serius lagi, agar kaum muda Indonesia tidak hanya dicap sebagai jago kandang. Kita percaya, dengan semangat perubahan sikap, mental kaum muda Indonesia, nasionalisme kebangsaan kita secara otomatis akan terangkat karena semakin banyak anak muda mengejar prestasi demi membangkitkan semangat keindonesiaan kita.

Pemuda memang simbol kekuatan dan harapan. Di tangannyalah kelak nasib bangsa dipertaruhkan.Mereka calon pemimpin masa depan yang akan membawa bangsa ke arah kesejahteraan atau bahkan ke jurang kehancuran. Jika boleh meramal, nasib suatu bangsa akan banyak ditentukan oleh keadaan kaum mudanya.

Presiden Soekarno pernah sesumbar mampu membangun negara hanya dengan bermodal 10 pemuda. Sementara Indonesia tak hanya punya 10, melainkan puluhan juta pemuda. Mudah-mudahan di Hari Sumpah Pemuda yang ke- 80 ini api semangat pemuda kembali berkobar. Tentu saja semangat untuk berprestasi di bidang apa pun.

Impian memang selalu inspiratif. Cita-cita memang selalu menantang. Gambaran akan apa yang kita wujudkan inilah yang menjadi pengobar semangat sehingga hidup tidak ingin kita jadikan secara standar dan ‘rata-rata’ saja. Ada pencapaian yang ingin kita dapatkan. Ada tujuan yang kita raih. Ada visi yang membalut pandangan terhadap masa depan sehingga kitalah yang menjadi subjek atas situasi dan perubahan.

Delivery Order

Sekilas tak ada yang salah dengan tukang gorengan ini. Coba perhatikan!!

Bagaimana dengan menunya? Sama, tak ada yang bermasalah juga...Lalu apa yang jadi masalah???

Delivery Order-nya yang bermasalah saya pikir!! Loh Koq??

Ya..Delivery nya yang keliru.

Everyday, untuk kepuasan pelanggan, ia melakukan kegiatan delivery seperti ini, jarak tempuh dari lapak sekitar 100 meter jaraknya. Pasang kuping untuk mendengarkan teriakan si anak sekolahan, Satu-satu menu yang di pesan dimasukan kedalam kantong kresek. jalan sebentar, kadang di bantu dengan lari-lari kecil untuk menghindari adonannya gosong. Baru sebentar duduk membalik-balik gorengan, teriakan muncul lagi. Dan ini terjadi sepanjang istirahat sekolah.

Ketajaman pendengarannya masih normal ketika anak sekolahan meneriakinya untuk pesan beberapa gorengan. Nggak pernah saya melihat keluhan si emang, meskipun pikirannya harus konsentrasi dengan gorengan yang sedang ia goreng. Kadang dibantu dengan bahasa tubuh. Iya, ketika anak sekolahan menyebut angka lima, ia acungkan ke lima jari, lalu di respon dengan anggukan anak sekolahan.

Berapa Order yang ia terima? Sekali berteriak anak sekolah menyebutkan angkanya. “Emang lima ribu ya mang!!” Selesai delivery pertama. Muncul giliran kelompok anak sekolahan lain, sama mereka berteriak lagi “mang 15 ribu mang”.  Secepat kilat service dijalankan. Selang beberapa menit muncul lagi anak2 yang lainnya. Masih sama mereka memesan makanan dari si emang dengan cara BERTERIAK seperti tarzan, padahal mereka wanita kebanyakan. Nah teriakan yang ketiga pesanannya bernilai 8 Ribu perak. Menunya campur. mulai dari ba’wan, pisang molen, tempe goreng kering, tahu yang dalemannya toge dan ubi jalar yang di goreng pakai tereigu.Jalan sebentar lalu berdiri dengan pose tolak peluru. dziiiiiiiiiiing makanan dalam keresek hitam di lempar. Anak2 dibalkon tingkat 2 langsung menangkapnya. baru uang yang dipegang anak sekolahan ini ia lempar ke si emang. NGGAK SOPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN!! Pikiranku berteriak kencang.

Dihitung2 pada jam istirahat ini siemang dapet orderan 28 rebu-an. Lumayan kan….??? Ya ….meskipun harus tulus dan setia menjadi KOKI, KASIR dan DELIVERY ORDER. Demi kepuasan pelanggan. Cuape dah!

Hasil Lumayan sih, tapi Anak sekolahan yang duduk di bangku kelas 2 SMA ini, bikin kacau konsentrasi kerja saya. Setiap jam 10 pagi, mereka berteriak-teriak meminta gorengan dari siemang. Bener-bener ganggu. ;( tapi mau gimana lagi..ini satu suasana yang melengkapi kerja bukan?

Saya tanya temen sekantor. Wid, sekolah mewah ini nggak ada kantinnya ya..? Nggak ada mas..kata si iwed. Pantesan ya…saban hari banyak tarzan disekolahan tuh ;( Apa salahnya ya..mereka turun, samperin si emang, kan lebih bagus. Sekolahannya juga nggak pake aturan nggak boleh keluar sekolah diwaktu jam pelajaran dan istrirahat koq. Pintunya saja tiap hari terbuka tuh. Jadi…apa yang membuat anak2 itu males ya…?

Saya usul sama siemang, “Mang…jualannya disini aja mang, biar nggak maen lempar gitu mang, Trus anak2 juga nggak harus teriak sama si emang”. Si emang diem aja. tak lama nyahut juga…”Pernah sih mas jualan disini tapi yang punya mobil di lorong ini terganggu.

Siemang bikin lapak di trotoar jalan utama yang bebas sweeping tantrib atau satpol PP. Lokasinya tetep harus jelas terlihat anak2 sekolahan. Entah demi orderan atau sekedar cuci mata. Woalah!!!

Solusinya gimana ya…?